Jumat, 05 Juni 2015

materi tentang stack

Stack (tumpukan) dan contoh program penggunaannya
Stack = tumpukan
Stack merupakan bagian dari struktur data yang dikategorikan ke dalam bentuk linear data, dimana operasi pemasukan maupun pengeluaran data selalu dilakukan pada salah satu sisinya. Dalam dunia komputer, penggunaan stack (tumpukan) merupakan suatu hal yang umum digunakan seperti untuk penentuan alamat memory, penempatan ruang data dan aplikasi lain. Sebagai bagian dari struktur data, aplikasi stack juga digunakan untuk berbagai macam keperluan seperti pengujian kalimatpalindrome, penguji tanda kurung (matching parentheses), dan juga berfungsi sebagai konversi dari notasi infix menjadi notasi postfix.
Pada perhitungan aritmatika, notasi infix adalah notasi yang menempatkan operator ditengah dua operand sedangkan notasi Postfix adalah notasi yang menempatkan operator setelah dua operand. Penggunaan notasi infix merupakan hal yang lumrah digunakan dalam perhitungan aritmatika dibandingkan dengan penggunaan notasi Postfix, akan tetapi bagi mesin kompilasi notasi Postfixmerupakan notasi yang digunakan untuk melakukan suatu perhitungan.
Suatu susunan koleksi data dimana data  dapat ditambahkan dan dihapus selalu dilakukan pada bagian akhir data, yang disebut dengan top of stack
Stack bersifat LIFO (Last In First Out)
“Benda yang terakhir masuk ke dalam stack akan menjadi yang pertama keluar dari stack
Operasi Stack
  • Push : digunakan untuk menambah item pada stack pada tumpukan paling atas
  • Pop : digunakan untuk mengambil item pada stack pada tumpukan paling atas
  • Clear : digunakan untuk mengosongkan stack
  • IsEmpty : fungsi yang digunakan untuk mengecek apakah stack sudah kosong
  • IsFull : fungsi yang digunakan untuk mengecek apakah stack sudah penuh
Stack with Array of Struct
  • Definisikan Stack dengan menggunakan suatu struct
  • Definisikan konstanta MAX_STACK untuk menyimpan maksimum isi stack
  • Elemen struct Stack adalah array data dan top untuk menadakan posisi data teratas
  • Buatlah variabel tumpuk sebagai implementasi dari struct Stack
  • Deklarasikan operasi-operasi/function di atas dan buat implemetasinya

Program Stack
  • Contoh deklarasi MAX_STACK
#define MAX_STACK 10
  • Contoh deklarasi STACK dengan struct dan array data
typedef struct STACK
{
            int top;
int data[10];
};
  • Deklarasi/buat variabel dari struct
STACK tumpuk;
Inisialisasi Stack
  • Pada mulanya isi top dengan -1, karena array dalam bahasa C dimulai dari 0, yang berarti bahwa data stack adalah KOSONG!
  • Top adalah suatu variabel penanda dalam Stack yang menunjukkan elemen teratas data Stack sekarang.  Top Of Stack akan selalu bergerak hingga mencapai MAX of STACK yang menyebabkan stack PENUH!
Fungsi IsFull
  • Untuk memeriksa apakah stack sudah penuh?
  • Dengan cara memeriksa top of stack, jika sudah sama dengan MAX_STACK-1 maka full, jika belum (masih lebih kecil dari MAX_STACK-1) maka belum full







Program Stack (4)
  • Ilustrasi Stack pada kondisi Full
int IsFull()
{
            if(tumpuk.top == max_stack-1)
            return 1;
            else
            return 0;
}
Fungsi IsEmpty
  • Untuk memeriksa apakah data Stack masih kosong?
  • Dengan cara memeriksa top of stack, jika masih -1 maka berarti data Stack masih kosong!
int IsEmpty()
{
            if(tumpuk.top == -1)
            return 1;
            else
            return 0;
}







Program Stack (6)
Fungsi Push
  • Untuk memasukkan elemen ke data Stack.  Data yang diinputkan selalu menjadi elemen teratas Stack (yang ditunjuk oleh ToS)
  • Jika data belum penuh,
    • Tambah satu (increment) nilai top of stack lebih dahulu setiap kali ada penambahan ke dalam array data Stack.
    • Isikan data baru ke stack berdasarkan indeks top of stack yang telah di-increment sebelumnya.
  • Jika tidak, outputkan “Penuh
Fungsi Pop
  • Untuk mengambil data Stack yang terletak paling atas (data yang ditunjuk oleh TOS).
  • Tampilkan terlebih dahulu nilai elemen teratas stack dengan mengakses indeksnya sesuai dengan top of stacknya, baru dilakukan di-decrement nilai top of stacknya sehingga jumlah elemen stack berkurang.
Fungsi Print
  • Untuk menampilkan semua elemen-elemen data Stack
  • Dengan cara me-loop semua nilai array secara terbalik, karena kita harus mengakses dari indeks array tertinggi terlebih dahulu baru ke indeks yang lebih kecil!


adapun contoh program sederhananya sebagai berikut :
#include <string>
#include <iostream>

using namespace std;

int top = -1;
char stack[128]; // secara program, jika stack sudah berisi lebih dari 128 item, ERROR.
char x;

void push()
{
 cout << "Masukkan satu karakter ";
 cin >> x;

 top++;
 stack[top] = x;

 cin.clear();
 cin.ignore(1, '\n');
}

void pop()
{
 if(top < 0)
 {
  cout << "Stack kosong" << endl;
  return;
 }

 x = stack[top];
 top--;

 cout << "Karakter yang terakhir masuk adalah " << x << endl;
}

void cetak()
{
 if(top < 0)
 {
  cout << "Stack kosong" << endl;
  return;
 }

 int i = 0;
 for(i = top; i >= 0; i--)
  cout << stack[i] << endl;

 // kalo mau dicetak dari yang pertama masuk pakai script dibawah
 //for(i = 0; i <= top; i++)
 // cout << stack[i] << endl;
}

int main()
{
 string input = "";
 cout << "Pilihan yang dikenal adalah" << endl;
 cout << "\tpush" << endl;
 cout << "\tpop" << endl;
 cout << "\tcetak stack" << endl;
 cout << "\tquit" << endl;

 while(true)
 {
  cout << "Masukkan pilihan: ";

  getline(cin, input);

  if(input == "push")
  {
   push();
  }
  else if(input == "pop")
  {
   pop();
  }
  else if(input == "cetak stack")
  {
   cetak();
  }
  else if(input == "quit")
  {
   break;
  }
  else
  {
   cout << "Perintah '" << input << "' tidak dikenal" << endl;
  }
 }

 cout << "Program Akan berhenti" << endl;
};

hasilnya

referensi
http://sukairfan.blogspot.com/2013/03/stack-c.html

Pengertian Array Dimensi satu dan dua

Pengertian Array, Cara Kerja Dan Contohnya

Pengertian Array adalah sekumpulan variabel yang memiliki tipe data yang sama dan dinyatakan dengan nama yang sama. Array merupakan konsep yang penting dalam pemrograman, karna array memungkinkan untuk menyimpan data maupun referensi objek dalam jumlah banyak dan terindeks.
Variabel array dideklarasikan dengan mencantumkan tipe dan nama variable yang diikuti dengan banyaknya lokasi memori yang ingin dibuat.       
A. Deklarasi Array Dimensi Satu
Contoh :
X : Array[1..10] of integer
Artinya : mendefinisikan 10 variabel bertipe integer
Yaitu : X1, X2, X3, … X10
Contoh lain :
NamaHari : Array [1..7] of String
Nilai : Array [1..10] of Char
Frekuensi : Array[‘A’..‘E’] of Real
Contoh :
X : Array[1..10] of integer
Artinya    : mendefinisikan 10 variabel bertipe integer
Yaitu       : X1, X2, X3, … X10
Contoh lain :
NamaHari  : Array [1..7] of String
Nilai   : Array [1..10] of Char
Frekuensi : Array[‘A’..‘E’] of Real
Bentuknya :
tipe nama_var[ukuran];
Dengan :
● tipe : menyatakan jenis elemen array (int, char, unsigned, dan lain-lain)
● ukuran : menyatakan jumlah maksimal elemen array

Contoh Program Array dimensi 1 dalam bahasa C++ :
#include <iostream>
#include <conio.h>
using namespace std;
int main()
{
            int nilai[5];
            int i;

            cout << "Masukkan nilai ujian mahasiswa [5 mahasiswa] :\n";
            for (i = 0; i < 5; i++)
            {

            cout << "Mahasiswa " << (i+1) << " : ";
            cin >> nilai[i]; // Memasukkan nilai ke dalam elemen array
            }
            cout << "\nNilai mahasiswa yang telah Anda masukkan adalah : ";
            for (i = 0; i < 5; i++)

            {
            cout << "\nMahasiswa " << (i+1) << " : " << nilai[i];
            }
            cout << "\n\nTerima kasih.";
            getch();
            return 0;
};

Hasilnya :






B. Array Dimensi Dua
Array dua dimensi hampir sama dengan array berdimensi satu, namun biasanya array berdimensi dua banyak digunakan untuk penyajian data berbentuk tabel atau juga berbentuk matriks.
      Array dua dimensi sering sekali digambarkan/dianalogikan sebagai sebuah matriks. Dimana indeks pertama menunjukkan baris dan indeks kedua menunjukan kolom.
      Array dua dimensi terdiri dari beberapa baris dan beberapa kolom elemen yang bertipe sama.
      Array dua dimensi terdapat dua jumlah elemen yang terdapat didalam kurung siku dan keduanya boleh tidak sama.



 


Contoh ARRAY dimensi 2

#include<iostream.h>
#include<conio.h>
void main()
{
   int matrix[3][4]={{5,10,1,11},{4,7,67,-9},{9,0,45,3}};
   for(int i=0;i<3;i++)
   {
            for(int j=0;j<4;j++)
      {
            cout<<matrix[i][j]<<"  ";
      }
      cout<<endl;
   }
   getch();
};

Hasilnya :


referensi :
http://lukakizikito.blogspot.com/2013/04/contoh-program-c-nilai-mahasiswa-pakai.html

dan dari materi praktikum struktur data pemberian bapak IB KETUT SURYA ARNAWA, S.Kom

pengertian Variabel , Konstanta dan tipe data

VARIABEL
Variabel adalah merupakan tempat penyimpanan data yang sifatnya sementara. Variabel dialokasikan oleh computer untuk menampung nilai data dan variable harus memiliki tipe data atau jenis data. Setiap variable harus mempunyai nama untuk pemberian nama variable terdapat beberapa syarat yaitu :
Syarat Penamaan Variabel :
Panjang Karakter Maksimal 255 Karakter
Tidak dapat menggunakan Spasi
Tidak dapat dimulai dengan angka
Tidak dapat menggunakan Tanda Baca selain ( _ )
Contoh :
Untuk mendeklarasikan variable diperlukan yang namanya kata kunci, adapun kata kunci disini yang menentukan sifat daripada varibel. Sifat Variabel dapat juga diartikan sebagai Jenis Variabel (batasan hak akses variable). Berikut adalah sifat – sifat / jenis – jenis dari Variabel.

Mendeklarasikan Variabel
Prosedur penerapan variabel dalam program utama haruslah dideklarasikan terlebih dahulu, pengertian deklarasi dalam pemrograman c++ adalah melakukan inisialisasi variabel dengan nama dan tipe data yang digunakan, sehingga nantinya dapat dikenali oleh program.
Adapun caranya adalah sebagai berikut :
Namun adakalanya dalam mendeklarasikan sebuah variabel langsung disertai dengan nilainya dan adakalanya yang tidak, sebagai contoh :
int jumlah;
jumlah = 10;
Dua pernyataan seperti diatas sebenarnya dapat disingkat melalui pendefinisian yang disertai penugasan nilai, sebagi berikut :
int jumlah = 10;






Contoh Aplikasi program C++ untuk menentukan variabel Nilai:

#include<iostream.h>
#include<conio.h>

void main()
{
clrscr();
int nilai;
char nama[20];
cout<<"masukan nama"<<endl;
cin>>nama;

cout<<"masukan nilai:"<<endl;
cin>>nilai;

{
if (nilai>=80)
cout<<"A"<<endl;
if (nilai>=70&&nilai<=79)
cout<<"B"<<endl;
if (nilai>=60&&nilai<=69)
cout<<"C"<<endl;
if (nilai>=50&&nilai<=59)
cout<<"D"<<endl;
if (nilai<=49)
cout<<"E"<<endl;
}
getch();
};
Hasilnya :



KONSTANTA
Adalah suatu identitas memori untuk menampung nilai atau informasi yang bersifat tetap dan tidak dapat diubah ubah.


Contoh :
Void main()
  const a = 3.14;
  cout << “a= “<
  getch();
}

Dalam program demo dibawah ini akan memberikan tambahan penjelasan tentang implementasi tipe data, variabel dan konstanta.
#include <iostream>
#include <conio.h>
using namespace std;
int main()
{
                int a = 100;
                int b = 200;

                cout<< "A + B = " <<a+b;
getch();
};
maka hasil eksekusinya adalah sebagai berikut :
hasil gambar

Pembuatan variabel tidak selalu di bagian awal program, tapi boleh dimana saja sebelum dipanggil atau dioperasikan.

Contoh Program :


Konstanta

Berbeda dengan variabel, konstanta merupakan wadah yang dapat menyimpan nilai tetap selama eksekusi program. Untuk membedakan dengan variabel maka nama konstanta harus menggunakan huruf capital. C++ menyediakan 2 cara untuk membuat konstanta:

cara 1

Menggunakan keyword const
Contoh :

const float PHI = 3.14;

cara 2
Menggunakan #define
Contoh :
#define PHI 3.14


Keuntungan menggunakan #define apabila dibandingkan dengan const adalah kecepatan kompilasi, karena sebelum kompilasi dilaksanakan, kompiler pertama kali mencari symbol #define (oleh sebab itu mengapa # dikatakan prepocessor directive) dan mengganti semua Phi dengan nilai 3.14.

Contoh Program:
/*----------------------------------------------------
* Program.cpp : 
* contoh program untuk mencari 
* luas dan keliling lingkaran 
* ----------------------------------------------------*/
#include <iostream.h> 
#include <conio.h> 
Using namespace std;
 
int main() 
{ 
const float PHI = 3.13; 
float jari2, luas, keliling; 
cout << "Masukkan nilai Jari-jari : "; cin >> jari2; 
luas = 0.5 * PHI * jari2 * jari2; 
keliling = 2 * PHI * jari2; 
cout << "Luas Lingkaran : " << luas << endl; 
cout << "Keliling Lingkaran : " << keliling; 
getch(); 
};

 Hasilnya :

Tipe Data
 7 tipe data dasar yang dapat digunakan, untuk lebih lengkapnya perhatikan tabel berikut:

Untuk mengetahui ukuran memori dari tipe data, anda dapat menggunakan fungsi sizeof() seperti program di bawah ini:
/*----------------------------------------------------
* Program.cpp : 
* program untuk menentukan ukuran memori dari 
* tipe data 
*----------------------------------------------------*/
 
#include <iostream> 
#include <conio.h>
Using namespace std; 
int main() 
{  
cout << "Ukuran char : " << sizeof(char) << endl; 
cout << "Ukuran int : " << sizeof(int) << endl; 
cout << "Ukuran long : " << sizeof(long) << endl; 
cout << "Ukuran float : " << sizeof(float) << endl; 
cout << "Ukuran double : " << sizeof(double) << endl; 
cout << "Ukuran long double : " << sizeof(long double) << endl; 
getch(); 
};


Hasilnya :


Referensi  : 
http://regitat.blogspot.com/2013/06/tipe-datavariabeldan-konstanta.html